Sebagai jawaban akan adanya kebutuhan untuk memperkuat loyalitas wisatawan, Universitas Pelita Harapan (UPH) yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sistem Manajemen Loyalitas Pariwisata Terintegrasi dengan Kolaborasi Lintas Sektor dan Gamifikasi”, pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Kampus STP AMPTA Yogyakarta. Acara ini menghadirkan Dr. Ir. Rudy Pramono, M.Si., Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan, sebagai narasumber utama, dan dipandu oleh Dr. I Putu Hardani Hesti Duari, S.St., M.M.Par., selaku moderator.
FGD dibuka secara resmi oleh Drs. Suprihatno, M.M., Ketua STP AMPTA Yogyakarta, dan kemudian adalah sambutan Prof. Dr. Diena Mutiara Lemy, A.Par., M.M., CHE., Dekan Fakultas Perhotelan dan Pariwisata Universitas Pelita Harapan. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Pelita Harapan dan Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA mengenai kolaborasi riset. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua institusi untuk memperkuat sinergi dalam riset, inovasi, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Acara ini dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan pariwisata, antara lain perwakilan desa wisata, start-up, pelaku usaha wisata dan hotel, pengelola destinasi, perwakilan pemerintah, wisatawan asing, serta asosiasi pariwisata. Diskusi yang berlangsung selama tiga jam ini berjalan lancar, interaktif, dan produktif, dengan peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta ide-ide inovatif untuk memperkuat sistem loyalitas pariwisata di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan FGD ini, peserta dapat memperoleh banyak wawasan baru dan inspirasi praktis dari hasil diskusi, khususnya terkait penerapan kolaborasi lintas sektor dan gamifikasi dalam pengelolaan destinasi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka ruang sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku industri, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, kreatif, dan kompetitif.
